Kementan Undang Generasi Muda Belajar Pertanian di Polbangtan dan PEPI

0 Comments

Kementan Undang Generasi Muda Belajar Pertanian di Polbangtan dan PEPI

0 Comments

Bandarlampung (Progres.co.id): KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus berupaya mempercepat terwujudnya swasembada pangan seperti yang ditargetkan Presiden Prabowo. Berbagai upaya ditempuh. Termasuk melibatkan generasi muda ke sektor pertanian.

Salah satu terobosan yang diambil Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman adalah membina generasi muda untuk menjadi pengusaha pertanian melalui program Petani Milenial. Amran juga menegaskan pentingnya regenerasi petani dan medernisasi sektor pertanian.

Langkah relevan yang diambil di antaranya membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) tahun akademik 2025/2026. Program ini bertujuan mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional, berdaya saing dan memiliki jiwa wirausaha.

“Untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan daya saing produk pertanian, kita harus menyiapkan generasi muda yang kompeten di bidang ini. Polbangtan dan PEPI hadir sebagai solusi bagi anak-anak muda yang ingin berkontribusi dalam pertanian modern” ujar Amran, Selasa (18/02/2025).

Kegiatan sosialisasi PMB 2025 diselenggarakan Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP). Menurut Idha Widi Arsanti, Kepala BPPSDMP, regenerasi petani secara nasional menjadi prioritas utama guna mewujudkan pertanian yang maju dan mandiri.

Dijelaskannya, Kementan membuka pendaftaran PMB Tahun 2025/2026 bagi calon mahasiswa baru melalui 3 jalur pendaftaran, yaitu jalur undangan yang diperuntukkan bagi anak petani atau anak penyuluh, jalur kerjasama dan tugas belajar. Kemudian jalur umum dan terakhir jalur prestasi.

PMB melalui jalur undangan SMKPP dan Mitra, anak petani dan anak penyuluh diutamakan memiliki rekomendasi dari dinas yang membidangi pertanian di kabupaten/kota.

Lebih lanjut Idha mengatakan, upaya mempersiapkan SDM pertanian yang profesional dan berdaya saing sangat bisa terpenuhi melalui upaya peningkatan kompetensi ASN. Terutama pada rumpun jabatan fungsional pertanian dengan peningkatan jenjang pendidikan. Khususnya melalui tugas belajar.

Ditambahkannya, pendidikan vokasi menjadi strategi utama dalam mencetak tenaga pertanian yang siap menghadapi tantangan global. “Kami ingin menjaring mahasiswa baru yang benar-benar memiliki minat di bidang pertanian. Mereka akan mendapatkan pendidikan berkualitas yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga praktik dan inovasi di sektor pertanian,” katanya.

Adapun, sambung Idha, tahapan PMB Polbangtan dan PEPI nantinya mencakup penilaian administrasi akademik, tes kompetensi dasar dengan CAT, wawancara dan tes kesehatan.

Adapun pendaftaran untuk jalur undangan
dimulai pada tanggal 17 Februari sampai 21 Maret 2025. Sedangkan jalur kerjasama dan tugas belajar dilaksanakan pada 17 Februari hingga 13 Juli 2025. Lalu jalur umum berlangsung pada 21 April sampai 25 Mei 2025. Sedangkan jalur prestasi dilaksanakan mulai 1 Juli hingga 13 Juli 2025.

Sementara Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Adi Destriadi, menyambut gembira program tersebut. “Silakan bagi yang berminat mendaftarkan diri. Pendaftarannya secara daring,” ungkapnya, seraya menyebut pendaftaran bisa diakses melalui laman resmi PMB Kementerian Pertanian di https://pmb.pusdiktan.id. (*)

Further reading