Perusahaan Umum (Perum) Bulog membuka peluang bisnis yang berpotensi menghasilkan pendapatan besar melalui program Rumah Pangan Kita (RPK), sebuah outlet penjualan bahan pokok berbasis komunitas yang dibina langsung oleh Bulog. Program ini diyakini dapat memberikan penghasilan yang bahkan melampaui gaji pekerja formal.
Jakarta (Progres.co.id): DIREKTUR Bisnis Perum Bulog, Febby Novita, menyampaikan hal tersebut usai acara gathering untuk sahabat RPK dan agen BRILink di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Selasa (12/11/2024).
“Jika bekerja di sektor formal, perkiraan penghasilan sekitar Rp 10 juta per bulan. Namun, jika menjadi agen BRILink sekaligus sahabat RPK, penghasilan hingga miliaran rupiah per bulan bukan hanya angan-angan,” kata Febby seperti dilansir dari Kompas.com pada Kamis (14/11).
Program RPK memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari rantai distribusi pangan nasional dengan menjual produk-produk yang dipasok Bulog maupun produk lain yang bekerja sama dengan bulog. Produk Bulog antara lain seperti beras, tepung, minyak goreng, gula, hingga daging.
Febby juga mengungkapkan target Bulog untuk memiliki mitra RPK di setiap Rukun Tetangga (RT) di Indonesia. Saat ini, sebanyak 21 ribu RPK telah beroperasi. “Dengan semakin banyaknya sahabat RPK yang bergabung, kita bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dalam tiga hingga empat tahun ke depan,” ujarnya.
Program RPK menawarkan model bisnis yang terjangkau karena tidak membutuhkan modal besar. Masyarakat yang tertarik hanya perlu menyediakan ruang, seperti garasi rumah, untuk menjadi outlet penjualan bahan pokok. Selain itu, Bulog juga memberikan pelatihan wirausaha bagi sahabat RPK agar mereka lebih siap mengelola bisnisnya.
“RPK adalah perpanjangan tangan Bulog untuk menyalurkan beras SPHP ke masyarakat langsung hingga ke tingkat RT,” ucap Febby. “Melalui program ini, sahabat RPK tidak hanya berjualan, tetapi juga belajar menjadi wirausaha yang andal,” lanjutnya.
Masyarakat yang ingin bergabung sebagai sahabat RPK dapat mendaftar secara online melalui aplikasi RPK Mobile yang tersedia di Google Play Store atau datang langsung ke kantor Perum Bulog Divre/Subdivre terdekat. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya alias gratis.
Dalam proses pendaftaran, calon sahabat RPK diminta untuk mengisi formulir dan melampirkan beberapa dokumen, seperti KTP, NPWP, serta Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan kategori usaha sesuai komoditas yang akan dijual. Setelah proses verifikasi oleh Bulog selesai, calon sahabat RPK yang lolos seleksi dapat langsung memulai pembelian awal komoditas yang akan dijual.(*)













