Butuh Biaya Besar untuk Percepat Normalisasi Irigasi, Pj Bupati Pringsewu Marindo Bujuk Bappenas

0 Comments
Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan bersama rombongan berfoto bersama di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (15/01/2025)

Butuh Biaya Besar untuk Percepat Normalisasi Irigasi, Pj Bupati Pringsewu Marindo Bujuk Bappenas

0 Comments

Normalisasi jaringan irigasi di Kabupaten Pringsewu menjadi atensi pemerintah setempat. Perbaikan irigasi yang terkoneksi dengan Bendungan Way Tebu diyakini menjadi kunci keberhasilan Pemkab Pringsewu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pringsewu (Progres.co.id): Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan sadar betul bahwa untuk meningkatkan produkvitas dan kesejahteraan masyarakat petani di wilayahnya butuh biaya besar.  Tak bisa dibiayai bila hanya mengandalkan APBD. Maka upaya lain harus dilakukan, yakni membujuk Bappenas.

“Masyarakat petani sangat bergairah sekali ingin memberikan sumbangan besar terhadap percepatan pencapaian swasembada yang menjadi program utama Presiden Prabowo Subianto,” ujar Marindo, Kamis (15/01/2025).

Konkretnya, jelas Marindo, petani kami minta jaringan irigasi diperbaiki. Dinormalisasi. Outputnya, petani kami menjanjikan peningkatan produksi.

“Petani kami di sini juga mendambakan swasembada pangan. Semuanya ingin sejahtera. Itu (normalisasi jaringan irigasi) sering disampaikan kepada saya setiap turun ke desa-desa. Kapan Pak,” tutur Marindo.

Masalahnya, ungkap Marindo, menormalisasi jaringan irigasi itu butuh biaya besar. Tidak bisa dilakukan bila hanya mengandalkan sumber daya keuangan daerah.

Tidak tahan dengan desakan petani di daerahnya, Marindo memutuskan membawa aspirasi masyakat itu ke pemerintah pusat di Jakarta.

Untuk misi itu, ia membawa serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pringsewu dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pringsewu.

Bertiga, mereka mengetuk pintu kantor Direktorat Sumber Daya Alam (SDA) Bappenas, Rabu (15/01/2025) lalu.

Rombongan pejabat tinggi Kabupaten Pringsewu ini diterima oleh pejabat Direktorat Sumber Daya Air Bappenas, Dr. Fandi P. Nurzaman, ST., MS., serta pejabat dari Direktorat Sumber Daya Air Bappenas, dan Dr. Agung Indrajit, ST., M.Sc., selaku Kepala Pusat Data dan Informasi Bappenas.

Kesempatan emas itu dimanfaatkan betul oleh Marindo. Ia sampaikan semua apsirasi masyarakat petani Pringsewu. Ia paparkan semuanya, dari A sampai Z.

“Masyarakat petani kami ingin jaringan irigasinya diperbaiki. Dinormalisasi, supaya hasil panen bisa lebih baik lagi,” kata Marindo dihadapan pejabat pusat itu.

Marindo berharap normalisasi jaringan irigasi ini dapat segera direalisasikan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Ia berusaha membujuk pejabat pusat dengan mengatakan, “Kami optimis sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Kabupaten Pringsewu.”

Bujukan itu mendapat tanggapan positif dari pejabat pusat. “Kami akan mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti usulan ini,” ujar Dr. Fandi P. Nurzaman, ST., MS.(reza/iwa)

Further reading