Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, Ikatan Alumni Pertanian (IKAPERTA) Universitas Lampung (Unila) menggelar bakti sosial.
Pesawaran (Progres.co.id): KEGIATAN di pesisir pantai Desa Sukajaya, Lempasing, Kabupaten Pesawaran pada Sabtu (30/11/2024) ini dihelat untuk memperingati Dies Natalis Fakultas Pertanian Unila ke-51.
Seperti dijelaskan Ketua Pelaksana, Zaemudin Akbar, Ikaperta Unila menggelar rangkaian kegiatan mulai dari aksi bersih-bersih pantai hingga penanaman mangrove, serta gelaran pasar murah.

“Melalui bakti sosial ini kami, Ikaperta Unila, ingin berkontribusi sekaligus mengedukasi masyarakat sekitar, bahwa sekecil apa pun upaya kita menjaga kelestarin ekosistem pantai, hasilnya akan berdampak besar terhadap lingkungan dan keberlangsungan makhluk hidup,” terang Zaemudin.
Oleh karenanya aksi bersih-bersih pantai yang diikuti puluhan anggota Ikaperta ini, tidak sekadar memungut sampah guna membersihkan pantai. Lebih dari itu sampah yang dikumpulkan selanjutnya dipilah berdasarkan kategori organik dan unorganik. Berikutnya pengelolaan sampah dilakukan dengan konsep ramah lingkungan.

Demikian pula dengan penanaman mangrove. Menurut Zaemudin, penanaman seribu bibit mangrove bukan sebatas seremonial. “Kami sangat menyadari potensi ancaman abrasi yang bila dibiarkan terus berlangsung bisa menimbulkan persoalan besar. Penanaman mangrove dimaksudkan untuk mengantisipasinya,” terang Zaemudin.
Untuk itu, imbuhnya, perhatian Ikaperta tidak hanya berhenti pada tahapan penanaman. Karena ada fase yang tidak kalah pentingnya yakni memastikan bibit mangrove tetap terawat dan terjaga hingga dapat tumbuh seperti yang diharapkan.
“Kita melibatkan partisipasi warga sekitar. Melalui pendekatan sebelumnya, kami mengajak warga berbagi tugas. Kami mencarikan bibit mangrove dan menanamnya, selanjutnya warga yang merawat. Kegiatan ini dijalankan dengan spirit kolaborasi,” kata Zaemudin.

Dia juga memaparkan, rangkaian kegiatan ini didukung oleh banyak pihak. Seperti bibit mangrove merupakan suport dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Seputih-Sekampung. Sedangkan untuk gelaran pasar murah didukung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.
Pada pasar murah ditawarkan berbagai kebutuhan pokok warga Desa Sukajaya Lempasing dan sekitarnya. Seperti beras, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, dan gula putih. Harga yang dibanderol pun sangat terjangkau. Di bawah harga pasar.
Zaemudin pun menambahkan, kegiatan bakti sosial ini turut didukung oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, dan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.
“Pemkab Pesawaran juga ikut berpartisipasi. Lalu dari pihak swasta ikut andil PT Coca-Cola. Beberapa komunitas lingkungan juga aktif membantu termasuk Forum Sampah Lampung dan Gajahlah Kebersihan,” tutupnya. (*)








