Perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung kembali tumbuh menguat 1,91 persen pada Februari 2025 dibanding bulan sebelumnya. Penguatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan petani Lampung setiap bulan, meski pun pada Februari ini Lampung mengalami deflasi 0,02 persen.
Bandarlampung (Progres.co.id): Deflasi 0,02 persen di Lampung pada Februari 2025 tidak sampai menahan laju peningkatan NTP Lampung yang terus meningkat sejak awal 2024 lalu.
Update terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung menyebutkan NTP Provinsi Lampung selama Februari 2025 sebesar 134,59 atau naik 1,91 persen dibanding Januari 2025.
Dilaporkan pula bahwa Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) selama Februari 2025 mengalami kenaikan sebesar 1,21 persen dibandingkan Januari 2025, dari 134,29 menjadi 135,91.
Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami peningkatan sebesar 1,31 persen dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang turun sebesar 0,58 persen.
NTP Provinsi Lampung Februari 2025 untuk masing-masing subsektor tercatat Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) (105,44), Tanaman Hortikultura (NTP-H) (113,15), Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-Pr) (182,64), Peternakan (NTP-Pt) (100,76), Perikanan Tangkap (114,40), dan Perikanan Budidaya (96,54).
Pada Februari 2025 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi Lampung sebesar 0,82 persen dominan disebabkan oleh turunnya indeks kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 8,04 persen.
Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Lampung Februari 2025 sebesar 135,91 atau naik 1,21 persen dibanding NTUP Januari 2025 sebesar 134,29.(*)







