Guna mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan dan infrastruktur pertanian yang digalakkan Kementerian Pertanian, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung menyiapkan Gedung Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang representatif.
Pesawaran (Progres.co.id): Kepala Bapeltan Lampung, Abdul Roni, meresmikan dua gedung BPP di Kabupaten Pesawaran, Lampung, Senin (18/11/2024).
Peresmian gedung BPP yang didanai melalui anggaran Kementerian Pertanian, khususnya Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian ini dihadiri oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona. Masing-masing gedung berada pada Kecamatan Padang Cermin dan Kecamatan Way Ratai.
Pada kesempatan tersebut Abdul Roni menguraikan peran BPP dalam mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian, khususnya bagi petani dan pelaku usaha di wilayah kerja kecamatan.
“Balai Penyuluhan Pertanian bukan hanya sekadar gedung, tetapi merupakan wadah untuk memperkuat komunikasi antara penyuluh dan petani. Dengan infrastruktur yang memadai, kami yakin kualitas pelayanan dan pendampingan kepada petani akan semakin meningkat,” jelasnya.
Ia juga berharap gedung yang representatif itu dapat membantu penyuluh dalam memberikan layanan dan bimbingan teknis secara optimal. Dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, Abdul Roni percaya BPP mampu menjadi pusat pengembangan pengetahuan dan inovasi pertanian di tingkat kecamatan.
Sementara Bupati Dendi Ramadhona, mengapresiasi langkah Kementerian Pertanian dalam meningkatkan infrastruktur pertanian di wilayahnya. “Dengan adanya gedung BPP yang baru ini, kami berharap penyuluh pertanian dapat bekerja lebih optimal dalam mendampingi petani. Harapannya supaya hasil pertanian di Pesawaran semakin meningkat dan mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Dendi.
Sedangkan Mentan Andi Amran Sulaiman, dalam pernyataannya menyampaikan, renovasi dan pembangunan BPP merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian melalui pengembangan SDM dan infrastruktur. “Penyuluh pertanian merupakan pahlawan pertanian Indonesia. BPP sebagai rumah bagi mereka, tempat para penyuluh dapat merancang dan melaksanakan pendampingan kepada petani untuk meningkatkan produktivitas,” katanya.
Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Idha Widi Arsanti juga menyatakan revitalisasi BPP menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian.
“Dengan adanya penguatan BPP, kami berharap para penyuluh mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam mendampingi petani,” harap Idha.
Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pesawaran, Sam Herman, serta penyuluh pertanian Kecamatan Padang Cermin dan Way Ratai. (*)








