Kemantapan jalan provinsi di Lampung tercatat 78,47% pada Januari 2025, turun tipis 0,17% dari Desember 2023. Angka ini jauh lebih baik dibanding potensi penurunan kualitas hingga 4%, sehingga infrastruktur tetap mendukung distribusi hasil pertanian dan ketahanan pangan.
Bandarlampung (Progres.co.id): Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Taufiqullah, mengungkapkan bahwa tingkat kemantapan jalan provinsi di Lampung mengalami penurunan kecil pada awal tahun ini.
Saat ini, kemantapan jalan berada di angka 78,47%, turun sebesar 0,17% dibandingkan Desember 2023 yang mencapai 78,64%. Meski demikian, kondisi keseluruhan jalan masih dinilai baik.
Menurut Taufiqullah, penurunan tipis ini masih jauh lebih baik dibandingkan rata-rata penurunan kualitas jalan dari kategori “mantap” menjadi “kurang mantap”, yang biasanya mencapai 4%.
“Dari total panjang jalan provinsi 1.700 kilometer, kami tetap berupaya mempertahankan kemantapan jalan agar mendukung aktivitas masyarakat, khususnya dalam sektor ekonomi,” terang Taufiqullah kepada Proges.co.id di kantornya, Selasa (7/1/2025).
Jalan Provinsi dan Ketahanan Pangan
Taufiqullah juga menekankan pentingnya peran infrastruktur jalan dalam mendukung ketahanan pangan. Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional menghasilkan komoditas utama seperti padi, jagung, singkong, dan daging.
“Aksesibilitas yang baik dari sentra produksi ke pasar sangat menentukan distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Oleh karena itu, pembangunan dan perbaikan jalan harus menjadi prioritas bersama,” jelasnya.
Saat ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung tengah menyusun rencana kolaborasi untuk pembangunan dan perbaikan jalan di Lampung. Rencana ini melibatkan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, dengan pembagian tugas yang jelas.
“Misalnya, jika fokusnya pada akses hasil pertanian dan perkebunan, pemerintah pusat akan bertanggung jawab apa. pemerintah provinsi bertanggung jawab apa, dan kabupaten/kota menangani apa,” tambahnya.
Prioritas Infrastruktur untuk Masa Depan
Selain mendukung ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur jalan juga diarahkan untuk menunjang sektor pariwisata, perdagangan, dan konektivitas antarwilayah.
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk menjaga kualitas jalan, terutama pada jalur-jalur yang menjadi penghubung utama ke kawasan padat penduduk dan kawasan penduduk kurang mampu.
“Dengan pendekatan kolaboratif dan fokus pada kebutuhan prioritas, diharapkan kemantapan jalan provinsi di Lampung dapat terus terjaga, bahkan meningkat kedepannya,” tutup Taufiqullah.

