Tag: sawah terendam banjir


  • Angka itu setara dengan 6,76 persen dari total angka sementara lahan sawah yang terendam banjir seluas 5.474,44 hektare.

    Bandarlampung (Progres.co.id): Seluas 370 hektare lahan sawah yang ‘merana’ akibat terendam banjir di Lampung dipastikan gagal panen.

    “Berdasarkan hasil rekap sejak Desember 2024 hingga 21 Januari 2025, sawah yang gagal panen seluas 370 hektare dari 5,474.44 hektare yang terendam banjir,” ungkap Analis Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, Jumat (24/1/2025).

    Lahan sawah yang gagal panen berada di Lampung Selatan seluas 58 ha, Lampung Timur 193 ha, Mesuji 24 ha, Pesawaran 27 ha, Pringsewu 8,5 ha, dan Tulangbawang Barat 60 ha.(*)



  • Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura (DKPH) Provinsi Lampung terkait tingkat kerusakan (rusak ringan, sedang atau gagal panen).  Kepada Progres.co.id, Pj Gubernur Lampung Samsudin meminta DKPH Lampung segera mendata dan membuat  laporan.

    Bandarlampung (Progres.coid): Ribuan hektare lahan sawah di Lampung dilaporkan terendam banjir setelah daerah ini diguyur hujan pada Jumat (17/01/2025).

    Berdasarkan data sementara BPBD Lampung, lahan sawah yang terendam di Lampung Tengah seluas  81 hektare di Kecamatan Bekri. Seluas 18 hektare ladang dilaporkan juga ikut terdampak. Sedangkan di Kabupaten Lampung Selatan seluas 146 hektare, terjadi di Kecamatan Candipuro.

    Di Kabupaten Lampung Timur terjadi Kecamatan Waway Karya  seluas 1.478 hektare, Kecamatan Bumi Agung 10 hektare, Kecamatan Jabung 1.198,80 hektare, Kecamatan Pasir Sakti 858 hektare, dan Kecamatan Mataram Baru 169 hektare, Kecamatan Waway Karya 1.478 hektare, Kecamatan Bumi Agung 10 hektare, Kecamatan Jabung 1.198,80 hektare, Kecamatan Pasir Sakti 858 hektare, dan Kecamatan Mataram Baru 169 hektare.

    Di Kabupaten Pringsewu, berdasarkan data sementara Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu lahan persawahan yang terdampak banjir mencapai 793,5 hektare. Terjadi di Kecamatan Gadingrejo seluas 320 hektare, Kecamatan Ambarawa seluas 445 hektare, Kecamatan Banyuwangi 4 hektare, dan Kecamatan Sukoharjo seluas 28,5 hektare.(*)