Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Lampung mencatat hanya tersisa 4 Desa tertinggal dari total 2.446 Desa. Ini merupakan torehan positif pemerintah dalam mengembangkan Desa.
Bandar Lampung (progres.co.id) : Sekretaris Dinas PMDT Lampung, I Wayan Gunawan mewakili Kepala Dinas Zaidirina menjelaskan Desa yang masih masuk dalam kategori tertinggal akan menjadi prioritas Dinas PMDT Lampung bekolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten setempat dan Pemerintah Pusat.
“Di 2022 Desa kita dulu banyak yang tertinggal, masih sekitar 38 Desa menjadi 4 Desa di 2023, ini kan progres,” jelas I Wayan ditemui di ruangannya, selasa (7/1/2025).
Desa tertinggal itu diantaranya Siring Gading, Way Tias, Bandar Dalam dan Way Haru yang semuanya terletak di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).
“Faktor-faktor yang mempengaruhi sehingga menjadi Indeks penilaian banyak, salah satunya tersedianya MCK dibanyak tempat, kesehatan yang mudah terjangkau serta pengelolaan sumber daya yang ada,” ujarnya.
Sementara untuk klasifikasi, terdapat 5 klasifikasi Desa yakni mandiri, maju, berkembang, tertinggal dan yang terendah sangat tertinggal. Khusus Lampung tidak terdapat Desa yang masuk klasifikasi sangat tertinggal.
Sebagai informasi Indeks Desa Membangun (IDM) adalah indeks komposit yang dibentuk dari 3 jenis yakni Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan.(*)

