TNI berkomitmen mendukung keberhasilan program makan bergizi gratis (MBG). Tak tanggung-tanggung, seluruh kekuatan di seantero Nusantara dilibatkan.
Jakarta (Progres.co.id): Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Hariyanto, langkah ini sebagai wujud pengabdian kepada rakyat dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesehatan masyarakat.
Seberapa besar kekuatan yang dilibatkan? kepada wartawan, seperti dikutip dari Kompas.com, Hariyanto memaparkan setidaknya TNI mengerahkan 351 Komando Distrik Militer (Kodim), 14 Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) dan 41 Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud). “TNI di seluruh Indonesia bergerak,” katanya, Selasa (7/1/2025).
Dia menambahkan, jumlah itu disiapkan sesuai daerah sasaran prioritas yang ditentukan pemerintah. Menurut Kapuspen, TNI juga memiliki tugas yang mencakup tiga aspek utama dalam program makan bergizi gratis. Tugas pertama, terkait fasilitas logistik. TNI disebut bekerja mendistribusikan bahan makanan ke wilayah sasaran makan bergizi gratis, termasuk ke daerah terpencil.
Tugas kedua, operasionalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG): Melalui Kodim, Lantamal, Lanud, TNI akan menyediakan lahan untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mempersiapkan makanan bergizi yang akan dibagikan ke sekolah-sekolah dan ibu hamil.
Kemudian tugas ketiga, TNI dilibatkan dalam pengawasan hingga evaluasi program atau monitoring dan evaluasi. Dimana personil TNI akan membantu memastikan program berjalan lancar sesuai target pemerintah.(*)


